SEJARAH SMAN 70

SEJARAH SMAN 702023-09-18T10:12:11+07:00

SMA Negeri 70 Jakarta adalah gabungan 2 SMA Negeri yaitu SMA Negeri 9 dan SMA Negeri 11 yang masing –masing berdiri tahun 1959 dan 1960. Sesuai SK Menteri P dan K Nomor : 025/0/80 pada tanggal 3 Oktober 1981 SMA 70 berdiri. Mulai belajar tanggal 5 Oktober 1981 dan sekaligus sebagai Hari Ulang Tahun SMA Negeri 70 Jakarta.

Pada awal berdirinya SMA Negeri 70 Jakarta dipimpin oleh Bapak Drs. Darmadi (Almarhum) 3 Oktober 1981 s.d. 6 Oktober 1985. Pada masa itu SMA Negeri 70 Jakarta merupakan sekolah terbesar karena memiliki 91 kelas dengan siswa per kelasnya 58 orang s.d. 60 orang. Jumlah seluruh siswa 4806 orang guru 183 orang, karyawan 75 orang dan Wakil Kepala Sekolah 11 orang. Masa pimpinan Bapak Darmadi merupakan fase cukup sulit karena mengemban misi mempersatukan warga sekolah dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kegiatan belajar- mengajar.

Pada 7 Oktober 1985 kepemimpinan SMA Negeri 70 Jakarta beralih ke tangan Bapak Drs. Joelioes Joesoef (7 Oktober 1985 s.d 6 November 1992). Di tangan beliaulah masa pembinaan dan peningkatan mutu pendidikan mulai dilakukan. Berkat kerja kerasnya dapat dibuktikan pengurangan jumlah siswa, kelas, guru, dan karyawan. Di bawah kepemimpinan beliau SMA Negeri 70 Jakarta mendapat perhatian utama untuk membangun gedung baru seperti keberadaan gedung saat ini. Di bidang Kegiatan Belajar Mengajar dilaksanakan moving class, siswa belajar menurut kelas mata pelajaran. Prestasi-prestasi mulai diraihnya mulai bidang Intrakurikuler (Banyaknya siswa diterima pada jalur PMDK dan Sipenmaru) maupun ekstrakurikuler.

Pada 7 November 1992 Bapak Drs. Asrul Chatib memimpin SMA Negeri 70 Jakarta. Pada masa kepemimpinan beliau ,tepatnya pada Tahun 1994, SMA Negeri 70 Jakarta menjadi Sekolah Unggulan Tingkat Kotamadya Jakarta Selatan.

Pada tanggal 25 Oktober 1996 s.d. 31 Juli 2000, Bapak Drs. H. Syaridin Zas memimpin SMA Negeri 70 Jakarta. Upaya yang dilakukan adalah mempertahankan SMA Negeri 70 Jakarta sebagai sekolah unggulan.

Pada 1 Agustus 2000 Bapak Drs. Suyanto, M.M. memimpin SMA Negeri 70 Jakarta. Pada masa beliaulah prestasi SMA Negeri 70 Jakarta semakin meningkat terbukti dengan membuka Layanan Program Percepatan Belajar 2 tahun (Kelas Akselerasi) pada tahun 2001 dan membuka Layanan Program Sertifikasi Internasional A/AS Level yang mengacu pada University of Cambridge International Examination tahun 2003-2004.

Pada 19 Maret 2004 s.d 15 Februari 2005 Bapak Drs. Djumadi, M.Pd memimpin SMA Negeri 70 Jakarta. Pada masa kepemimpinan beliau melakukan proses persiapan menuju Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

Pada 16 Februari 2005 s.d 15 Februari 2008 Bapak Drs. Asyikin memimpin SMA Negeri 70 Jakarta. Pada masa kepemimpinan beliaulah SMA Negeri 70 Jakarta mendapatkan Akreditasi A Plus tahun 2005-2006. Tahun 2006 SMA Negeri 70 Jakarta ditetapkan sebagai salah satu sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dari 100 sekolah (SMA) di Indonesia. Pada tahun 2007 SMA Negeri 70 Jakarta ditetapkan menjadi Cambridge International Centre dengan ID 074 yang dapat menyelenggarakan Ujian Sertifikasi IGCSE dan A/AS Level. Pada tahun 2007 merintis ISO 9001 – 2000 yang diterapkan di SMA Negeri 70 Jakarta.

Pada 14 Januari 2008 Bapak Drs. Pono Fadlullah, M.Hum memimpin SMA Negeri 70 Jakarta. Pada masa kepemimpinan beliau SMA Negeri 70 Jakarta mendapatkan Sertifikasi ISO 9001 – 2000 serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia bagi guru dengan memotivasi guru-guru melanjutkan jenjang S2 untuk memenuhi Standar Pendidikan sekolah RSBI.

Pada 26 Januari 2010 Bapak Drs. Pernon Akbar, M.Ps.,T., memimpin SMA Negeri 70 Jakarta. Pada masa kepemimpinan beliau mulai meningkatkan kualitas sekolah sebagai RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) serta menjalin kerjasama atau Sister School dengan Parramatta High School di Sydney Australia.

Pada tanggal 12 Januari 2011 Bapak Drs. H. Sudirman Bur memimpin SMA Negeri 70 Jakarta. Pada masa kepemimpinan beliau menghantarkan siswa kelas XII tahun pelajaran 2010-2011 lulus 100%, dan siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri seluruhnya 261 orang terdiri dari jalur undangan sebanyak 84 orang, selebihnya melalui jalur SNMPTN tertulis, dan 2 orang diterima di luar Negeri yaitu di Swiss dan Jerman.

Pada tanggal 19 Oktober 2011 Bapak Drs. Saksono Liliek Susanto MPd. memimpin SMA Negeri 70 Jakarta. Beliau mempertahankan kinerja yang sudah dirintis sebelumnya dengan tekad meneladani apa saya yang baik yang telah dilakukan 10 Kepala Sekolah pendahulunya. Terobosan lain yang dilakukan adalah merancang panduan tertulis pelayanan prima di SMA Negeri 70 Jakarta yang belum pernah dimiliki sebelumnya secara lengkap. Untuk menjaring kualitas para staf yang menjabat pada tahun 2012-2013 dilakukan secara demokrasi melalui pemilihan oleh dewan guru yang selama ini dipilih/ditunjuk langsung oleh kepala sekolah.

Pada tanggal 22 Mei 2013 SMA Negeri 70 Jakarta di Pimpin oleh Drs. Endang Hidayat, SE, Ed. M. Ia mengembalikan peraturan tentang pelaksanaan tata tertib upacara bendera yaitu setiap hari senin dan seragam pakaian upacara untuk siswa yaitu putih-putih. Terobasan lain yang dilakukan adalah menghilangkan tradisi angkatan didalam menyelenggarakan kegiatan sekolah dengan mengembalikan menjadi kegiatan OSIS. Untuk meningkatkan ketaqwaan warga sekolah diadakan tadarus yang dilaksanakan setiap hari di dalam kelas dimulai dari jam ke –nol selama 20 menit, khusus hari jumat tadarus dilaksanakan secara massal di Masjid selama kurang lebih 30 menit.

Mulai tahun pelajaran 2013-2014 SMAN 70 Jakarta melaksanakan Kurikulum 2013 bagi siswa kelas X, Ia secara Aktif membimbing para guru agar dapat melaksanakannya dengan mudah sesuai dengan tuntutan kurikulum diantaranya dengan melaksanakan workshop dan melaksanakan ekskul Pramuka bagi siswa kelas X.

Pada Tahun Pelajaran 2014-2015 SMAN 70 Jakarta berupaya untuk menegakan tata tertib bagi siswa yang melakukan kekerasan, pemalakan, perkelahian, baik yang dilakukan senior kepada yunior atau dengan siswa sekolah lain.

Mulai Semester Genap Tahun Pelajaran 2014-2015 SMAN 70 Jakarta melaksanakan Senam Bersama yang diikuti oleh guru, karyawan ,siswa yang dipandu oleh instruktur senam waktu pelaksanaanya hari Rabu mulai pkl. 06.30 sd pkl. 08.00. kegiatan ini dimaksudkan untuk membugarkan warga sekolah agar sehat dan semangat dalam menjalankan tugas sehari-hari dan menambah semangat belajar siswa.

Pada Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014-2015 SMAN 70 Jakarta melaksanakan Ujian Nasional dengan sistem CBT ( Tes Berbasis Computer ).

Mulai tanggal 9 Mei 2015 SMAN 70 Jakarta di Pimpin oleh Bpk. Drs Mukhlis, beliau bertekad untuk mengembalikan kejayaan SMAN 70 Jakarta dan akan mencetak siswa-siswa SMAN 70 Jakarta untuk menjadi Pemimpin bangsa di massa yang akan datang. Di masa kepemimpinan beliau dibangun beberapa gazebo dan perbaikan taman dengan tujuan untuk memberikan lingkungan yang nyaman dan menyenangkan bagi siswa di sekolah. Serta juga sebagai tempat belajar selain di ruang kelas.

Mulai tanggal 17 Februari 2016 SMAN 70 Jakarta dipimpin oleh Ibu Dra. Rita Nurmastuti, M.Pd. Beliau adalah kepala sekolah perempuan pertama sejak berdirinya SMAN 70 Jakarta. Beliau bertekad untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi siswa sehingga berdampak pada meningkatnya kualitas SMAN 70 Jakarta.

Pada Tahun 2018, pucuk pimpinan SMAN 70 beralih dari Ibu Dra. Rita Nurmastuti, M.Pd. kepada Ibu Dra. Ratna Budiarti, M.Biomed. Ibu Ratna sebelumnya menjabat di SMAN 3 Jakarta dan merupakan salah satu Kepala Sekolah terbaik di Indonesia. Program utama yang dicanangkan adalah perbaikan infrastruktur dan fasilitas di SMAN 70 Jakarta dalam rangka menuju Sekolah Sehat dan Ramah Anak. Pada bulan Oktober 2019 bertepatan dengan HUT SMAN 70, Ibu Ratna mencanangkan SMAN 70 sebagai Sekolah Ramah Anak dan pada Tahun 2020 SMAN 70 berhasil menjadi Juara 1 Lomba Sekolah Sehat Tingkat Jakarta Selatan.

Mulai bulan April 2023 SMAN 70 Jakarta dipimpin oleh Bapak Sunaryo, S.Pd., M.M. Beliau adalah salah satu kepala sekolah penggerak angkatan pertama dan merupakan narasumber sekolah penggerak. Beliau bertekad untuk meningkatkan prestasi dibidang akademik maupun non akademik dan menjadikan SMAN 70 Jakarta sekolah berbasis digitalisasi.