PAT DI SMAN 70 JAKARTA DILAKUKAN SECARA DARING

PAT Kelas X dan XI dilakukan secara daring.

Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk kelas X dan XI di SMAN 70 pada tahun ini dilaksanakan secara berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini PAT dilaksanakan dimulai pada hari ini Rabu, 3 Juni sampai dengan hari Jumat, 12 Juni 2020 secara daring atau online. Peserta didik kini mengerjakan soal-soal ujian dari rumah. Hal ini sebagai bukti bahwa wabah Covid-19 tidak menghalangi kegiatan pembelajaran dan penilaian, hanya caranya saja yang berbeda.

Berbekal pengalaman dari pelaksanaan Ujian Sekolah Lanjutan untuk Kelas XII yang juga dilakukan secara daring, maka panitia PAT benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih maksimal. Hal ini dikarenakan peserta didik kelas X dan XI yang mengikuti PAT daring jumlahnya lebih banyak dibandingkan peserta didik kelas XII dan waktu pelaksanaan yang lebih panjang. Tentu saja ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim teknisi dan proktor untuk mempersiapkan server dan memastikan laptop atau komputer peserta didik siap untuk pelaksanaan PAT. Guna memastikan kesiapan maka simulasi PAT pun digelar dua kali.

Beberapa peraturan tambahan pun digunakan. Diantaranya peserta didik tetap wajib memakai seragam dan melakukan absensi melalui Zoom Meeting ataupun Google Meet pada pukul 07.30 dipandu oleh proktor tiap-tiap kelas. Absensi ini kemudian dilaporkan kepada Panitia PAT. Ini dilakukan untuk memastikan peserta didik tidak terlambat bangun dan telah siap mengikuti PAT.

Absensi menggunakan Zoom Meeting

Selain itu, pihak sekolah juga mengikutkan peran serta orang tua atau wali peserta didik untuk ikut mengawasi anak-anak mereka selama ujian berlangsung. Kepada peserta didik selalu ditekankan bahwa kejujuran harus diletakkan di atas prestasi. Prestasi penting tetapi kejujuran lebih penting. Ini adalah salah satu pembentukan karakter yang selalu didengungkan di lingkungan SMAN 70 Jakarta.

Orang tua juga diharuskan untuk memfoto anak-anak mereka ketika sedang ujian menggunakan aplikasi timestamp camera atau yang sejenis. Sehingga foto yang dihasilkan akan menampilkan keterangan hari, tanggal, jam dan lokasi. Kemudian foto ini akan diupload ke Google Classroom kelas masing-masing sebagai tanda absensi mereka. Para proktor kelas dan teknisi pun selalu standby mendampingi sehingga apabila peserta didik menemui kendala atau gangguan maka peserta didik atau orang tua bisa langsung menghubungi proktor atau teknisi melalui WA atau telpon untuk mendapatkan bantuan.

Tentu saja kegiatan PAT secara online ini membutuhkan kesiapan laptop dan kuota internet yang tidak sedikit. Tentu saja ini bisa menjadi kendala terutama bagi peserta didik KJP. Karena itu SMAN 70 pun memberikan bantuan kepada peserta didik KJP berupa kuota internet untuk meringankan beban mereka. Dan bagi siswa yang terkendala dengan laptop pun tim teknisi telah mempersiapkan alternatif agar mereka tetap bisa mengikuti ujian bersama teman-teman mereka.

Wabah Covid-19 memang telah mengubah tatanan hidup manusia, termasuk di bidang pendidikan. Tetapi inovasi baru akan terus kita lakukan untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan pelayanan pendidikan yang maksimal dan menjaga asa masa depan mereka.

Maju terus pendidikan Indonesia dan salam prestasi.

2020-06-03T04:29:53+00:00June 3rd, 2020|Berita, Kurikulum|
X